Friday, December 9, 2016

Ayam Betutu Men Tempeh Gilimanuk yang Melegenda

Matahari sudah pulang ke peraduan saat lapal feri yang saya tumpangi sedang antri untuk merapat di dermaga pelabuhan. Hari sudah menjelang petang ditemani rintik hujan gerimis yang turun dari awan. Saya dan beberapa kawan segera bergegas turun dari kapal sesaat setelah kapal berhasil merapat. Ditemani riuhnya rombongan siswa peserta study tour yang satu kapal, kami berjalan menyisiri lorong pejalan kaki yang terlihat masih sepi.


Saya sempat celingukan saat menginjakkan kaki di ruang kedatangan Pelabuhan Gilimanuk. Petang itu kegiatan penyeberangan agak sedikit lengang. Antrian kendaraan dan penumpang yang akan menggunakan jasa kapal penyeberangan tidak terlalu padat seperti biasa.

Jasa ojek yang biasa mangkal di area pelabuhan pun juga tak terlihat menawarkan jasa. Kami pun melanjutkan langkah kaki dan menemukan jasa ojek motor setelah melewati pos pengecekan KTP untuk masuk area Bali.

Setelah tawar menawar harga, akhirnya saya pun diantarkan jasa ojek motor ini menuju warung makan ayam betutu Men Tempeh, salah watu warung ayam betutu yang terkenal di wilayah Gilimanuk.

Disclaimer

all photos and articles in this blog copyright by Andika Hermawan
if you want to use any photos and articles in this blog please contact me for further information
feel free to ask me :)

another social media account :
twitter @andikaawan
instagram @andikahermawaan
email : dikahermawandika@yahoo.com