Tuesday, June 28, 2016

Destinasi Wisata Menarik di Kawasan Tapal Kuda Jawa Timur

Kawasan Jawa Timur menyimpan potensi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Ada berbagai pilihan wisata sesuai dengan minat kalian, baik wisata alam, wisata budaya, wisata religi, hingga wisata kuliner yang siap memanjakan indera perasa. Ada sebuah kawasan di Jawa Timur yang terkenal dengan julukan Kawasan Tapal Kuda. Kawasan Tapal Kuda merupakan wilayah yang meliputi Kabupaten Pasuruhan, Probolinggo,  Lumajang, Jember, Banyuwangi, Situbondo dan Bondosowo. Disebut kawasan Tapal Kuda karena di dalam peta, kawasan-kawaan tersebut membentuk pola seperti tapal kuda ketika dilihat di dalam peta.


Kawasan Tapal Kuda memiliki pola penduduk yang unik. Kawasan ini didominasi oleh Suku Madura yang bermukin di pesisir utara dan Suku Jawa yang sebagian besar menduduki wilayah selatan. Percampuran budaya Madura, Jawa, dan Islam yang cukup kental membentuk kebudayaan baru yang disebut dengan kebudayaan Pandalungan. Ciri khas kebudayaan Pandalungan ini tercermin dari keseharian masyarakat yang menggunakan dasar-dasar ke-Islam-an yang cukup kental dalam keseharian masyarakat, terutama dalam kesenian dan pola hidup sehari-hari.

Dilihat dari segi pariwisata, kawasan Tapal Kuda ini memiliki banyak menyimpan potensi destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Sebut saja Kawasan Bromo, Air Terjun Madakaripura, Meru Betiri, Alas Purwo, dan sebagainya.  Lalu, mana saja lokasi wisata yang menarik dan akses yang mudah untuk dikunjungi? Yuk jelajahi !

Monday, June 20, 2016

Minggu Sore di Masjid Agung Jawa Tengah

Wisata religi bisa menjadi alternatif pilihan wisata yang menyenangkan untuk dikunjungi. Menikmati keindahan bangunan peribadatan, mengamati kegiatan pengunjung yang lalu-lalang, atau memanjatkan doa kepada Gusti Agung di tempat ibadah yang dikunjungi bisa membawa pengalaman tersendiri ketika berwisata religi.


Ada kesan tersendiri ketika melakukan wisata bertemakan religi. Suasana hening, ketenangan yang saya rasakan di dalam batin, serta suasana damai yang menyelimuti tempat ibadah yang terasa indah. Seiring perkembangan jaman, banyak tempat ibadah yang juga difungsikan sebagai tempat wisata, entah karena keunikan arsitektur bangunannya, sejarah yang melatarbelakangi adanya bangunan peribadahan tersebut, tokoh pejuang agama yang dimakamkan di sana, maupun suasana bangunan yang menarik perhatian orang untuk mengunjunginya. Sebagai salah satu pusat perdagangan internasional di masa lampau, Kota Semarang cukup kental dengan akulturasi budaya termasuk dengan keragaman agama di sana. Tak sulit menemukan tempat-tempat wisata bertemakan religi di Kota Loenpia. Salah satu lokasi wisata religi yang banyak dikunjungi wisatawan adalah Masjid Agung Jawa Tengah. Masjid yang diresmikan pada tahun 2006 ini memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Keindahan arsitektur bangunan yang dipadu dengan pemandangan alam di sekitar masjid menjadi gimmick tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung ke sana.

Saturday, June 11, 2016

Pecel Mbok Bari yang Terkenal Seantero Blitar

Mengunjungi sebuah kota baru, tidak lengkap rasanya jika tidak mampir icip-icip kuliner khas dari kota itu. Seperti Kota Blitar, kota yang melekat dengan image Sang Proklamator ini memiliki beberapa kuliner terkenal yang sayang jika dilewatkan. Salah satu sajian yang terkenal di Kota Blitar adalah Pecel Mbok Bari yang kini dikelola oleh anak-anaknya dan memiliki banyak cabang di Kota Patria ini. Nasi Pecel Mbok Bari ini sudah ada sejak tahun 1940-an dan menjadi langganan Bung Karno dan keluarganya. Maka tak heran, jika keberadaan Pecel Mbok Bari ini sangat terkenal di Kota Blitar.


Pagi itu saya diantar oleh seorang kawan menuju Warung Pecel Mbok Bari 6 yang berada di sekitar Kompleks Makan Bung Karno, tepatnya di sekitar utara makam. Lokasinya cukup mudah ditemukan. Berada di kompleks kios cinderamata, tepatnya di Jalan Ir Soekarno No 93 Blitar. Warung Mbok Bari 6 ini tidak seberapa luas, namun tempatnya cukup bersih dan rapi. Setibanya di dalam warung, saya pun langsung memesan nasi pecel dan teh hangat manis. Selain menu nasi pecel, warung Mbok Bari juga menyediakan berbagai macam lauk-pauk dan sayur yang dikonsumsi setiap hari. Ada sayur lodeh, oseng-oseng, terong balado, gulai ikan, sayur terik (tempe, tahu dan ayam yang dibumbu kuah kuning), dan beberapa pilihan menu lain. Tampilannya pun cukup menggoda untuk dicoba.

Sunday, June 5, 2016

Perjalanan dari Jogja Menuju Pantai Pulau Merah, Banyuwangi

Gencarnya promosi pariwisata yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Banyuwangi memang sukses membuat jumlah kunjungan wisatawan meningkat. Banyak obyek wisata di Banyuwangi yang dipromosikan. Pantai Pulau Merah misalnya, pantai yang menjadi salah satu ikon pariwisata Banyuwangi ini selalu menyedot jumlah kunjungan wisatawan untuk berwisata ke Banyuwangi.

Saya harus mengakui jika Pemerintah Banyuwangi benar-benar serius untuk menggarap potensi pariwisata yang mereka miliki. Akses jalan menuju tempat wisata misalnya, sudah dibuat bagus lengkap dengan petunjuk arah yang memudahkan wisatawan untuk menuju ke lokasi. Namun harus diakui juga jika akses transportasi umum untuk menuju beberapa lokasi wisata di sana masih minim jumlahnya.


Dalam tulisan ini, saya ingin berbagi informasi mengenai akses transportasi umum untuk menuju Pantai Pulau Merah yang sangat tersohor keberadaannya di Kabupaten Banyuwangi. Saya sempat mengalami masa-masa di mana saya merasa kesulitan untuk mendapatkan informasi mengenai rute kendaraan umum untuk menuju Pantai Pulau Merah. Nah, saya akan memberi sedikit ulasan mengenai akses transportasi untuk menuju ke sana berdasarkan pengalaman saya ! Selamat membaca !

Friday, June 3, 2016

#KelasHeritage : Berkenalan Lebih Dekat Dengan Candi Borobudur

Siapa yang tak mengenal Candi Borobudur? Candi Budha terbesar di dunia ini sangat tersohor keberadaannya, baik di Indonesia maupun di mancanegara. Kemegahan bangunan, keindahan relief dan arcanya, serta keluhuran nilai seni dan sejarahnya menjadikan Candi Borobudur ini ditetapkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia (World Heritage) oleh UNESCO. Keberadaan Candi Borobudur juga tak lepas dengan kegiatan pariwisata. Bahkan, Candi Borobudur banyak dijadikan sebagai salah satu tempat wajib yang harus dikunjungi ketika berwisata di Indonesia, khususnya bagi wisatawan yang sedang singgah di Kota Jogja dan sekitarnya. Secara administratif, Candi Borobudur terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Namun banyak orang yang salah kaprah mengira Candi Borobudur berada di wilayah Yogyakarta karena lokasinya yang tergolong dekat dengan Kota Gudeg ini. Saya sudah beberapa kali mengunjungi Borobudur. Sekedar bertamasya, mengambil gambar dengan kamera, dan juga melakukan penelitian sosial di kawasan wisata Candi Borobudur ini ketika duduk di bangku perkuliahan dulu.


Namun, semenjak saya mengikuti acara #KelasHeritage yang diadakan oleh Komunitas Yogyakarta Night At The Museum kemarin (29/5), saya mulai sadar dan mempelajari banyak hal tentang Candi Borobudur sendiri. Bahwasanya candi bukan hanya sekedar tempat monumental yang digunakan untuk tamasya atau berfoto semata, melainkan juga sebagai tempat ibadah pemeluk agama Budha dan yang paling penting sebagai generasi muda adalah kita harus belajar bagaimana menjaga dan melestarikan keberadaan candi ini sebagai sebuah warisan budaya untuk generasi anak cucu kita kelak.

Disclaimer

all photos and articles in this blog copyright by Andika Hermawan
if you want to use any photos and articles in this blog please contact me for further information
feel free to ask me :)

another social media account :
twitter @andikaawan
instagram @andikahermawaan
email : dikahermawandika@yahoo.com