Friday, March 28, 2014

Keheningan Ranu Agung di Probolinggo

Truk TNI pun kembali melaju melintasi jalanan beraspal di Kota Probolinggo. Kali ini perjalanan Tour De Probolinggo dilanjutkan menuju beberapa desa yang ada di kawasan Pegunungan Argopuro. Saya tak ingat betul rute mana saja yang kami lewati. Hanya beberapa tempat yang saya ingat. Rute yang kami tempuh melewati sebuah pabrik gula kemudian menuju ke arah Kali Bokong, searah dengan Songa Rafting sebagai operator wisata arum jeram di Sungai Pekalen. Jalur yang kami lewati cukup berkelok, naik turun, aspal jalan yang mulai banyak berlubang, diselingi dengan jurang dan perbukitan di sisi kiri dan kanan jalan. Kabut pun sesekali datang menyambut diselingi udara dingin yang seolah saling bersahut.


Suasana perjalanan terkadang memang sedikit mendebarkan, terlebih ketika kendaraan kami harus berpapasan dengan kendaraan lain. Lebar jalan yang tak seberapa, apalagi ada jurang di sisi kanan dan kiri jalan, serta beberapa ruas jalan yang terkikis terkena longsoran. Tujuan kami adalah untuk berkeliling di Desa Tiris, sebuah desa yang berada di kaki Pegunungan Argopuro. Kami akan mengunjungi Ranu Agung, sebuah danau vulkanik yang ada di kawasan lereng perbukitan.


Di sepanjang perjalanan menuju Ranu Agung ini kami disuguhi dengan pemandangan pohon durian yang sedang berbuah. Sebagian besar masih mentah, ada pula yang sudah masak dan menyebarkan aroma yang khas. Saya cukup buta arah, hanya satu hal yang saya ingat, setelah truk melewati sebuah belokan, perjalanan dilanjutkan melewati jalanan yang memiliki lebar tak kurang dari satu buah kendaraan dengan kontur jalan yang menanjak. Perjalanan dilanjutkan dengan melewati hutan yang diselingi perkebunan kopi dan kompleks pemakaman hingga akhirnya kendaraan yang kami tumpangi berhenti di sebuah halaman sekolah dasar.


Dari sekolah dasar tersebut perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak menuruni bukit. Udara segar khas kaki pegunungan serta "jeritan" suara serangga seolah menyambut kedatangan kami di Ranu Agung ini. Hening, hampir tidak ada seorang pun kecuali rombongan kami yang datang ke danau yang memiliki pemandangan yang cukup menarik ini. Namun sayang, keindahan Ranu Agung tak bisa kami nikmati dengan cukup jelas karena kabut yang datang menyelimuti area.


Saya kurang begitu tahu cerita pasti mengenai Ranu Agung ini. Konon, Ranu Agung merupakan danau vulkanik yang terbentuk dari gunung berapi Lamongan. Hal ini bisa kita lihat dari bentuk dan kontur Ranu Agung yang menyerupai sebuah cekungan seperti bekas kawah gunung. Di salah satu sudut danau ini kita dapat melihat kontur batu yang membentuk lapisan menyerupai sebuah dinding.


Ranu Agung memiliki suasana yang masih sangat alami. Lokasi ini memang belum sepenuhnya dikembangkan menjadi sebuah destinasi wisata. Di sekeliling Ranu Agung masih terdiri dari hutan dan ladang. Tidak ada fasilitas penunjang pariwisata seperti warung makan, toilet, maupun mushola. Bila ingin bermain-main di ranu, Anda dapat memakai sampan yang terbuat dari bambu yang tersedia di pinggir danau. Anda pun dapat berenang di danau ini karena airnya yang cukup jernih dan tidak terlalu dingin menurut saya. Namun perlu berhati-hati, karena danau ini memiliki kedalaman yang beragam dan juga bebatuan di dasar danau yang bisa menggores kulit.


Ranu Agung merupakan sebuah lokasi yang tergolong sebagai wisata minat khusus. Lokasinya masih cukup tersembunyi dan cukup menantang nyali karena jalan menuju Ranu Agung ini memiliki rute jalan yang cukup menanjak di antara hutan-hutan. Pada hari biasa mungkin Anda tidak akan menemukan warung maupun penduduk yang berlalu-lalang di area sini. Namun beruntung, ketika rombongan Tour De Probolinggo mengunjungi Ranu Agung ini, ada sebuah warung yang "tiba-tiba buka" tak jauh dari lokasi Sekolah Dasar. Ranu Agung merupakan sebuah lokasi yang sangat cocok bagi Anda yang menyukai suasana alam yang masih hening dan alami. Jika Anda berkunjung ke sini, jangan lupa untuk membawa kembali sampah yang Anda hasilkan, agar tidak mengotori dan merusak alam !

19 comments:

  1. Nyepeda kemari bisa jadi menarik, serasa menemukan surga yang tersembunyi. Hmmm, tapi biasanya tempat seperti ini karena terkucilkan jadi lumayan wingit. Tapi gapapa deh, saya senang kok sama tempat2 mistis kayak gini, hahaha. Siapa tau air danaunya punya khasiat khusus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. track nya asyik lho mas buat sepedaan, apalagi sampeyan kan seneng mblusuk trus keblasuk :P
      Ranu Agung ga wingit kok mas, ga ada apa-apa, mung cuma sepi aja :D

      Delete
  2. Masih bimbang mo nulis ini... antara takut Ranu Agung jadi kemruyuk trus kotor ama ingin membuat tempat ini jadi lebih dikenal masyarakat >.<
    Btw kalau boleh saran, huruf aliennya buat ninggalin komen dihapus donk hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih bro sarannya, udah aku ganti setting di bagian komennya :D

      kalau menurutku jika akses jalan masih seperti yang kemarin mungkin banyak orang yang bakal berpikir ulang buat ke sini bro
      kemarin coba baca-baca beberapa artikel sih, lokasi Ranu Agung masih tergolong wisata minat khusus, jadi belum bisa dijadikan mass tourism :D

      Delete
  3. Ah... Ini yang saya cari... Cocok... Harus ke sana! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. monggo mampir ke Ranu Agung mas :)

      Delete
    2. BIsa camp ya kayaknya? Temenin ya? Kan tuan rumah :D

      Delete
    3. Wah aku bukan arek Probolinggo e kang :)))
      Aku tanya-tanya sama temen katanya bisa nge-camp di sana tapi mesti izin sama pak kadusnya dulu, masyarakat di sana belum sadar pariwisata soalnya takutnya macem-macem sama pendatang ntar

      Delete
  4. Mas, arahnya tu ke songa yg mana setelah sungai kali bokong? kan ada 2 songa, songa atas n songa bawah...
    mohon infonya yaaaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. songa atas kalau ga salah, satu arah kok sama Ranu Segaran :)

      Delete
  5. Minggu kemarin saya dari sana, kece tempatnya 😁 trackingnya juga seruuu. Kalau ranu segaran kan masih di tiris juga toh. Tp beda desa. Tapi kmren kok gak ada papan arahnya ya yg ke segaran ? atau memang nggak ada ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah ga tau mbak
      saya ke sininya udah lama banget sih

      Delete
  6. Yang di atas sampan bambu itu mustofa ya?

    ReplyDelete
  7. Alhamdulilah .. Ranu Agung Smakin UuuuWaaaawwww....!
    skrg Smakin Siang smakin Ramai....! Mogaaa cepat nikmati Hijau alami Wahana TIRIS...!

    ReplyDelete
  8. Ranu Yang Amat indah Yang Berada Di Kawasan Kabupaten Probolinngo,, Ternyata Probolinggo Itu Indah Brooo,, Yuk Explore destinasi wisatanya
    Regard
    paket wisata bromo malang
    wisata bromo
    bromo tour
    sewa jeep bromo

    ReplyDelete
  9. dalem apa nggak ya ranu nya ini? sktr brp meter?

    ReplyDelete

Disclaimer

all photos and articles in this blog copyright by Andika Hermawan
if you want to use any photos and articles in this blog please contact me for further information
feel free to ask me :)

another social media account :
twitter @andikaawan
instagram @andikahermawaan
email : dikahermawandika@yahoo.com